
PALING BAHAGIA
Christian Handoko barangkali merupakan orang yang paling bahagia saat peresmian Gua Maria Regina Rosarii (31/10/09). Disaksikan Mgr. Johanes Pujasumarta Pr serta umat yang hadir, Chris mendapat kalungan bunga khusus dari pastor paroki. Leonardus Bambang Pr, pastor paroki Bunda Maria, Cirebon, mengatakan bahwa Chris telah bekerja keras demi terwujudnya komplek Taman Doa. Hal senada disampaikan juga oleh Leo Budiarto, penggagas berdirinya Gua Maria.
Chris memang orang yang amat berperan dalam terwujudnya Gua Maria baru di Cirebon. Dialah yang merancang sekaligus mengikuti perkembangan pembangunan kompleks tersebut. Gua Maria yang berlokasi tepat di belakang gereja paroki Bunda Maria ini, dirancang Chris selama dua minggu. Chris, yang pernah merancang pelbagai bangunan ini merasa lega. “Ada kepuasan tersendiri merancang kompleks Gua Maria dibanding merancang bangunan lain”, aku Chris. Salah satu hal yang membuat arsitek lulusan Unpar ini senang, adalah adanya dukungan serta antusiasme umat yang amat besar. “Dukungan, termasuk dalam pendanaan, tidak hanya dari paroki kami saja, tapi juga dari banyak paroki lain”, tutur Chris.
Bagi Chris, kelahiran Cirebon (18/12/82), keterlibatannya di dalam lingkungan gereja bukanlah hal yang baru. Sejak masih remaja ia sudah menjadi organis di parokinya. Ia memang pandai bermain organ, juga biola. Saat kuliah di Bandung, Chris bergabung dengan grup orkes Light the World Orchestra pimpinan Iryanto dan Laurentius Chamber Orchestra. Masih soal musik, saat kuliah pula Chris bergabung dengan St. Lucia Choir untuk pelayanan di gereja bersama teman-teman kampus. Nampaknya bakat Chris di bidang arsitek dan seni tidak ingin ia nikmati sendiri melainkan ia abdikan juga demi Gereja kesayangannya.
Heri Kartono.








