
Mrs. FRANCES IKUT MEMBELI!
Saat parokinya, St. Helena Lippo Karawaci, membangun Gedung Serba Guna, Harrison tergerak untuk membantu. Semula remaja kelas 10 (1 SMA) Tunas Muda International School ini hendak berjualan di samping Gereja. Ibunya, Mita Lais, kurang setuju dengan gagasan itu. Akhirnya Harrison yang mahir berbahasa Inggris ini memutuskan untuk berjualan di sekolahnya sendiri. Dengan dukungan ibunya, Harisson membuat Fried Cheese Meatball hingga larut malam.
Di sekolah, tanpa canggung Harrison menjajakan makanan buatannya kepada siapa saja yang berminat. Ada juga yang menanyakan alasannya berjualan. Dengan santai Harrison menjelaskan bahwa ia sedang mengumpulkan dana untuk pembangunan di Gerejanya. Ternyata sambutan teman-temannya antusias. Yang membuatnya terharu dan bangga, Mrs. Frances Hazle, Kepala Sekolah asal Scotland, juga ikut membeli makanan buatannya. Hari itu dagangannya habis terjual. Selanjutnya seminggu sekali Harrison mengulangi jualannya. Makanan yang ia buat bervariasi mulai dari Cheese Sticks, Chicken Brown Sugar, Cheese Finger sampai Pudding. Resep aneka makanan tsb ia ambil dari TV dan sebagian dari Internet. Akhirnya, sesudah satu bulan berjualan, terkumpullah uang sebanyak Rp384.000,-
Ketika Harrison hendak menyerahkan uang hasil usahanya itu kepada pastor, ibunya sempat ragu. “Banyak donatur yang menyumbang Gereja jutaan rupiah. Jangan-jangan anak saya malah ditertawakan!”, ujar ibu Harrison memberi alasan. Untunglah sambutan Pastor Paroki amat baik dan ramah. “Saya senang sekali bisa sedikit membantu Gereja”, ujar remaja yang gemar menggambar ini dengan polosnya.
Heri Kartono, OSC







