Selasa, 25 September 2012
Launching Buku
Jumat, 21 September 2012
Ordo Salib Suci
Rabu, 04 Juli 2012
Pangkas Rambut
Rabu, 20 Juni 2012
OMK St.Helena
RENDEZVOUS TIGA SEKSI
"Salut untuk panitia yang telah sukses menyelenggarakan acara besar Rendezvous ini", ujar Sr.Lina FdCC dari biara Canossa, Bintaro dengan nada kagum. Sebanyak 241 orang, termasuk 4 imam, 15 suster serta sejumlah pembina awam mengadakan acara Rendezvous (artinya kencan atau pertemuan) anak muda (15-17 Juni 2012). Acara yang melibatkan banyak pihak ini berlangsung di daerah pegunungan Ciwedey, Jawa Barat.Acaranya sendiri dikemas secara bervariasi. Dalam beberapa sessi, peserta dibagi-bagi dalam kelompok kecil sesuai usia mereka. Maklum, peserta ini mulai dari remaja cilik hingga anak muda dewasa. Ada outbond yang digemari, api unggun, pelatihan kedisiplinan serta pembekalan rohani. Lewat aneka kegiatan itu para peserta juga diajak untuk belajar bersosialisasi secara sehat dengan rekan-rekan sebaya.
Ibu Betsy, seorang pendamping awam merasa puas atas acara Rendezvous ini. "Dua anak saya yang ikut acara ini begitu senang dan tidak mau pulang. Mungkin mereka terbebas dari ocehan mamanya!", ujar Betsy berseloroh. Tidak jelas, apakah suaminya juga termasuk yang tidak mau pulang...
Heri Kartono, OSC (dimuat di Majalah HIDUP edisi 1 Juli 2012)
Senin, 18 Juni 2012
dr.Ervina Sagala
Minggu, 14 Agustus 2011
Dr.Ir.Sherly Iliana Iskandar, MM
TERSENYUM DAN MENANGIS
“Excellent!”, begitu Prof.Dr.Wasdiman menyatakan kepuasannya atas jawaban-jawaban Ir.Sherly Iliana dalam sidang doktoratnya. Lewat sidang yang menarik, Sherly dinyatakan lulus dengan predikat Cum Laude. Sidang yang berlangsung di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung ini (25/07) dihadiri sekitar 75 orang, termasuk 6 orang imam.
Dalam disertasinya yang berjudul Kepemimpinan Sekolah Dalam Perspektif Global, Sherly mengusung terobosan-terobosan baru dalam hal leadership di sekolah. Sherly antara lain memaparkan gagasan tentang Intelligent School. Ada 9 pilar yang menopang Intelligent School, diantaranya Ethical Intelligence, Spiritual Intelligence dan Contextual Intelligence. Apa yang dipaparkan Sherly, selain berdasar study kepustakaan, juga dari hasil penelitian dan survei atas 267 pemimpin sekolah Katolik yang tersebar di Jawa Barat.
Prof.Dr.Abdul Aziz Wahab MA, satu di antara lima penguji, mengingatkan bahwa pengkajian mustinya tidak hanya pada para pimpinan Sekolah, namun juga pada orang-orang yang dipimpin. Kendati demikian, ia mengakui bahwa gagasan yang disampaikan Sherly, tergolong baru, segar dan amat penting.
Pastor Karel Jande Pr, Ketua MNPK yang hadir pada sidang doktorat tersebut, menyatakan kebanggaannya atas prestasi Sherly. “Semangat dan kegigihan ibu Sherly luar biasa!”, ujarnya. Apa yang disampaikan pastor Karel tidak berlebihan. Di tengah kesibukannya sebagai pengusaha dan Ketua Pengurus Yayasan Mardiwijana Bandung, Sherly masih mampu menyelesaikan karya besarnya ini. Tidak heran saat menerima ucapan selamat, Sherly tersenyum lebar sambil berlinangan air mata. Kerja kerasnya selama beberapa tahun terakhir telah membuahkan hasil gemilang. Kini ia berhak menyandang gelar Doktor Ilmu Pendidikan Program Studi Administrasi Pendidikan. Profisiat! (Dimuat di Majalah HIDUP, edisi 14 Agustus 2011)
Heri Kartono, OSC
Minggu, 31 Juli 2011
Chicha AFI Junior II
SEMPAT TIDAK DIDUKUNG
Lagu To Love You More dari Celine Dion yang dibawakan dengan apik oleh Chicha langsung memukau hadirin. Sesudahnya, Runner Up Afi Junior II ini meneruskan dengan lagu berikutnya, Biru dari Vina Panduwinata. Chicha yang bernama asli Patricia Agustin ini membawakan lagu-lagu tersebut dalam acara St.Helena Charity Golf Tournament baru-baru ini di Gunung Geulis Country Club, Bogor. Jenderal (Purn) Subagyo AS, mantan Kasad, yang juga hadir pada acara tersebut terlihat ikut menikmati penampilan Chicha.
“Menyanyi adalah kegemaranku sejak aku masih kecil!”, ujar Chicha. Bakat Chicha mendapat dukungan penuh orang tuanya. Maklumlah, ayahnya, Anton Jaya adalah pemain band, sementara ibunya juga penyanyi. Hingga kini Chicha mengaku masih terus berkecimpung dalam dunia tarik suara. Di kampusnya, UBM, Chicha kerap diminta ikut tour keliling Indonesia untuk mempromosikan kampus tsb. Chicha yang melejit namanya lewat Afi Junior II dijadikan sebagai salah satu daya tarik. Gadis cantik kelahiran Jakarta ini (16 Agustus 1992) sering juga diundang kelompok kristiani. Misalnya ia pernah diminta memberi kesaksian dalam acara KRK Paroki St.Andreas, Kedoya atau menjadi Guest Star pada acara Natalan GBI Mawar Saron.
Ada pengalaman yang sempat mengganjal hati Chicha, juga Anton ayahnya. “Chicha mendapat dukungan dari banyak paroki lain namun paroki sendiri malah tidak memberi dukungan. Memasang posterpun dilarang!”, papar Anton, ayah Chicha yang setia mendampingi anaknya. “Itu dulu, ketika Afi Junior sedang berlangsung. Saat ini sih saya merasa didukung paroki juga” ujar Chicha menimpali. Dengan atau tanpa dukungan paroki, Chicha mengaku akan terus bernyanyi. “Itulah talenta saya yang bisa saya persembahkan untuk Tuhan dan untuk sesama”, katanya sungguh-sungguh.
Heri Kartono, OSC (dimuat di Majalah HIDUP edisi 21 Agustus 2011)






